https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaBerita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Mahjong Ways dan Kemenangan InstanMenang Slot Belum Tentu UntungTop Up Berubah Menjadi TaruhanKoin Virtual Tetap Bernilai UangDeposit Slot Bukan Modal UsahaKemenangan Besar Bukan Rezeki HalalRisiko Bonus Free Spin SlotHitung Kerugian dari Riwayat DepositGame Berhadiah Berkedok Taruhan OnlinePromosi Judi dari Konten MaxwinMahjong Ways antara Hiburan MaysirKemenangan Slot Diputar Kembali LagiDeposit Kecil Tetap Sebuah TaruhanMengenali Mekanisme Spin Hadiah AcakJudi Online Bukan Jalan RezekiGaji Berubah Menjadi Saldo SlotPinjol untuk Deposit Menambah UtangPenyebar Link Slot Punya TanggungjawabPenghasilan Referral dari Judi OnlineMemahami Promosi Konten Kemenangan SlotModal Usaha dari Hasil TaruhanBedakan Hadiah Turnamen dan TaruhanBatas Kompetisi dan Maysir DigitalDeposit Slot Mengganggu Kepercayaan KeluargaLiterasi Istilah Scatter dan MaxwinKonten Bisa Mengenalkan Judi OnlineBias Kemenangan Slot Media SosialGame Berbayar Tidak Selalu JudiDakwah Mendidik tentang Risiko TaruhanBatas Hiburan Digital Keluarga Muslimefek nyaris menang memancing deposit lagideposit kecil kebocoran keuangan tak disadaripola jam menang ilusi kendali slotjudi online mengubah pengambilan keputusantanda bahaya judi online mengganggu kehidupanalasan ilmiah pemain slot sulit berhentiotak mengingat kemenangan daripada kekalahanbanyak keluar uang sulit berhentiefek suara animasi kemenangan slotmelindungi keuangan keluarga dari judi onlinemenyembunyikan deposit tanda judi onlineperbedaan menabung investasi dan taruhanistilah cuan dalam judi onlinememeriksa pengeluaran digital taruhan onlinerasa bosan memicu bermain slot lagijudi online merusak kepercayaan keluargaperbedaan hadiah undian dan taruhanbatas hadiah biaya peserta dan taruhanfikih uang taruhan saldo dan koinperbedaan modal deposit dan taruhangamblers fallacy menjebak pemain juditanda bahaya mengejar sensasi judi onlinemenang awal membentuk harapan kelirucara menolak ajakan bermain judi onlinekonten kemenangan membentuk persepsi keliruprediksi pola menang dan jam gacoralasan kekalahan memicu bermain lagicara memutus akses judi onlinecara membicarakan judi online kepada remajamenjaga harta dengan menghindari judi onlineBerita Teknologi & Digital 89001Berita Teknologi & Digital 89002Berita Teknologi & Digital 89003Berita Teknologi & Digital 89004Berita Teknologi & Digital 89005Berita Teknologi & Digital 89006Berita Teknologi & Digital 89007Berita Teknologi & Digital 89008Berita Teknologi & Digital 89009Berita Teknologi & Digital 89010Berita Teknologi & Digital 89011Berita Teknologi & Digital 89012Berita Teknologi & Digital 89013Berita Teknologi & Digital 89014Berita Teknologi & Digital 89015Berita Teknologi & Digital 89016Berita Teknologi & Digital 89017Berita Teknologi & Digital 89018Berita Teknologi & Digital 89019Berita Teknologi & Digital 89020Berita Teknologi & Digital 89021Berita Teknologi & Digital 89022Berita Teknologi & Digital 89023Berita Teknologi & Digital 89024Berita Teknologi & Digital 89025Berita Teknologi & Digital 89026Berita Teknologi & Digital 89027Berita Teknologi & Digital 89028Berita Teknologi & Digital 89029Berita Teknologi & Digital 89030Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709001Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709002Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709003Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709004Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709005Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709006Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709007Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709008Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709009Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709010Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709011Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709012Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709013Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709014Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709015Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709016Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709017Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709018Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709019Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709020Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709021Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709022Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709023Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709024Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709025Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709026Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709027Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709028Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709029Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709030Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709001Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709002Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709003Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709004Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709005Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709006Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709007Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709008Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709009Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709010Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709011Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709012Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709013Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709014Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709015Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709016Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709017Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709018Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709019Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709020Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709021Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709022Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709023Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709024Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709025Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709026Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709027Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709028Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709029Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709030
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaBerita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Mahjong Ways dan Kemenangan InstanMenang Slot Belum Tentu UntungTop Up Berubah Menjadi TaruhanKoin Virtual Tetap Bernilai UangDeposit Slot Bukan Modal UsahaKemenangan Besar Bukan Rezeki HalalRisiko Bonus Free Spin SlotHitung Kerugian dari Riwayat DepositGame Berhadiah Berkedok Taruhan OnlinePromosi Judi dari Konten MaxwinMahjong Ways antara Hiburan MaysirKemenangan Slot Diputar Kembali LagiDeposit Kecil Tetap Sebuah TaruhanMengenali Mekanisme Spin Hadiah AcakJudi Online Bukan Jalan RezekiGaji Berubah Menjadi Saldo SlotPinjol untuk Deposit Menambah UtangPenyebar Link Slot Punya TanggungjawabPenghasilan Referral dari Judi OnlineMemahami Promosi Konten Kemenangan SlotModal Usaha dari Hasil TaruhanBedakan Hadiah Turnamen dan TaruhanBatas Kompetisi dan Maysir DigitalDeposit Slot Mengganggu Kepercayaan KeluargaLiterasi Istilah Scatter dan MaxwinKonten Bisa Mengenalkan Judi OnlineBias Kemenangan Slot Media SosialGame Berbayar Tidak Selalu JudiDakwah Mendidik tentang Risiko TaruhanBatas Hiburan Digital Keluarga Muslimefek nyaris menang memancing deposit lagideposit kecil kebocoran keuangan tak disadaripola jam menang ilusi kendali slotjudi online mengubah pengambilan keputusantanda bahaya judi online mengganggu kehidupanalasan ilmiah pemain slot sulit berhentiotak mengingat kemenangan daripada kekalahanbanyak keluar uang sulit berhentiefek suara animasi kemenangan slotmelindungi keuangan keluarga dari judi onlinemenyembunyikan deposit tanda judi onlineperbedaan menabung investasi dan taruhanistilah cuan dalam judi onlinememeriksa pengeluaran digital taruhan onlinerasa bosan memicu bermain slot lagijudi online merusak kepercayaan keluargaperbedaan hadiah undian dan taruhanbatas hadiah biaya peserta dan taruhanfikih uang taruhan saldo dan koinperbedaan modal deposit dan taruhangamblers fallacy menjebak pemain juditanda bahaya mengejar sensasi judi onlinemenang awal membentuk harapan kelirucara menolak ajakan bermain judi onlinekonten kemenangan membentuk persepsi keliruprediksi pola menang dan jam gacoralasan kekalahan memicu bermain lagicara memutus akses judi onlinecara membicarakan judi online kepada remajamenjaga harta dengan menghindari judi onlineBerita Teknologi & Digital 89001Berita Teknologi & Digital 89002Berita Teknologi & Digital 89003Berita Teknologi & Digital 89004Berita Teknologi & Digital 89005Berita Teknologi & Digital 89006Berita Teknologi & Digital 89007Berita Teknologi & Digital 89008Berita Teknologi & Digital 89009Berita Teknologi & Digital 89010Berita Teknologi & Digital 89011Berita Teknologi & Digital 89012Berita Teknologi & Digital 89013Berita Teknologi & Digital 89014Berita Teknologi & Digital 89015Berita Teknologi & Digital 89016Berita Teknologi & Digital 89017Berita Teknologi & Digital 89018Berita Teknologi & Digital 89019Berita Teknologi & Digital 89020Berita Teknologi & Digital 89021Berita Teknologi & Digital 89022Berita Teknologi & Digital 89023Berita Teknologi & Digital 89024Berita Teknologi & Digital 89025Berita Teknologi & Digital 89026Berita Teknologi & Digital 89027Berita Teknologi & Digital 89028Berita Teknologi & Digital 89029Berita Teknologi & Digital 89030Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709001Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709002Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709003Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709004Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709005Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709006Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709007Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709008Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709009Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709010Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709011Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709012Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709013Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709014Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709015Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709016Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709017Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709018Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709019Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709020Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709021Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709022Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709023Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709024Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709025Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709026Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709027Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709028Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709029Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709030Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709001Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709002Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709003Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709004Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709005Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709006Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709007Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709008Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709009Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709010Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709011Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709012Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709013Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709014Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709015Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709016Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709017Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709018Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709019Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709020Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709021Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709022Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709023Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709024Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709025Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709026Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709027Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709028Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709029Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709030

Para Penggerak Ketahanan Pangan di Daerah: Inovasi hingga Pemberdayaan Lokal

Para Penggerak Ketahanan Pangan di Daerah: Inovasi hingga Pemberdayaan Lokal

Jakarta – Beragam kontribusi dilakukan oleh 10 besar kandidat DPD RI Awards 2026 kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan. Dedikasi mereka mencakup pemberdayaan potensi lokal hingga inovasi dalam mendorong ketahanan pangan di daerah.
Tim panitia sebelumnya telah melakukan proses seleksi panjang untuk menentukan 10 besar kandidat DPD Awards 2026. Proses penyaringan dimulai dari seleksi administrasi terhadap seribuan kandidat yang mendaftar.

Setelah itu, panitia menentukan 50 besar kandidat sebelum akhirnya menyaring kembali hingga terpilih 10 besar kandidat di masing-masing kategori. Untuk kategori ketahanan pangan, mereka yang terpilih berasal dari berbagai daerah dengan kontribusi yang beragam, dari mulai Aceh, Magelang, hingga Sumbawa.

Adapun penghargaan ini akan diberikan kepada individu yang menjadi penggerak dalam membangun desa mandiri pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

Berikut daftar 10 kandidat DPD Awards Kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan:

1. Agus Setiawan

Agus Setiawan menjadi penggerak kemandirian pangan desa melalui program Desa Berdaya Ikan Lele di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, sejak tahun 2023. Agus, yang merupakan Ketua Gucang Farm, menerapkan sistem budidaya bioflok.

Bioflok merupakan metode budidaya ikan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah sisa pakan dan kotoran ikan menjadi gumpalan (floc) yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi tambahan bagi ikan. Teknologi bioflok ini membantu meningkatkan efisiensi penggunaan pakan dan air.

Program Desa Berdaya Lele di Tigaraksa ini menghasilkan sekitar 2 kuintal lele per minggu. Kelompok ternak ini juga sudah memproduksi benih lele sebanyak 1.500.000 ekor per bulan.

Agus Setiawan/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
Selain fokus pada budidaya, masyarakat didorong mengembangkan produk olahan lele dan memperluas akses pemasaran sehingga nilai tambah hasil panen meningkat. Produk olahannya antara lain abon lele, siomay lele, pempek lele, hingga cookies tulang lele.

2. Ahmad Lafillian Romadhi

Ahmad Lafilian Romadhi, petani milenial asal Desa Kedungrejo, Kabupaten Jombang, mengembangkan Melonponik Megaluh sejak tahun 2023. Dia menggerakkan desa mandiri pangan melalui budidaya melon premium berbasis hidroponik.

Ahmad mengubah lahan tidur menjadi kawasan produksi pangan. Dia memadukan greenhouse, sistem hidroponik, dan teknologi smart farming berbasis Internet of Things (IoT) untuk menghasilkan melon premium.

Ahmad Lafillian/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
Program ini telah menggerakkan sekitar 66 warga lain yang terlibat dalam budidaya melon di Jombang. Selain itu, program ini telah direplikasi oleh lebih dari 480 mitra hidroponik di seluruh Indonesia.

Lewat Smart Greenhouse berbasis Internet of Things (IoT), Melonponik berupaya menjawab persoalan budidaya melon konvensional yang masih rentan terhadap hama. Dalam satu kali panen, greenhouse berukuran 10 × 45 meter dapat menghasilkan omzet hingga Rp 35 juta – Rp 45 juta, dengan frekuensi panen sekitar 5-7 kali setahun.

3. Anang Ismail

Anang Ismail adalah Ketua Perkumpulan Peternak Kambing Perah Rojo Koyo Utomo di Dusun Jengglik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dia berperan sebagai penggerak utama kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat melalui pengembangan peternakan kambing perah berbasis potensi lokal.

Kelompok ternak ini menjadi wadah pembinaan, peningkatan keterampilan, dan pengembangan usaha. Rojo Koyo Utomo telah menghimpun peternak di sekitar 65 desa yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu Magelang, Temanggung, dan Wonosobo.

Anang Ismail/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
Anang meningkatkan kapasitas peternak melalui pelatihan, pendampingan, bimbingan teknis, dan penerapan Good Farming Practices. Dia juga mendorong penggunaan bibit dan indukan unggul untuk meningkatkan kualitas ternak serta produktivitas susu.

Untuk meningkatkan nilai jual, Anang bersama kelompok ternak mengembangkan unit pengolahan susu kambing, termasuk produk susu kambing pasteurisasi berkualitas.

4. Asep Hidayat Mustopa

Asep Hidayat Mustopa atau Abah Asep adalah penggagas Desa Wisata Hanjeli di Waluran Mandiri, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dia melestarikan tanaman lokal hanjeli yang bijinya dapat diolah menjadi beras hanjeli, tepung, bubur, dan berbagai makanan olahan lainnya.

Desa Wisata Hanjeli telah berdiri sejak tahun 2015. Di desa wisata ini, para tamu bisa mempelajari sejarah hanjeli-biji-bijian kuno yang dulu hampir punah-sambil mencicipi beragam olahan tradisional seperti bubur hanjeli, nasi liwet hanjeli, peuyeum hanjeli, hingga rengginang hanjeli.

Asep Hidayat/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
Program Asep ini telah melibatkan lebih dari 150 warga. Asep juga memberdayakan perempuan, kelompok tani, hingga mantan pekerja migran Indonesia (PMI) di Desa Wisata Hanjeli.

Desa Wisata Hanjeli mampu menghasilkan lebih dari 20 ton panen yang diolah menjadi berbagai produk pangan dan turunan. Secara ekonomi, kegiatan ini mampu menciptakan perputaran omzet hingga ratusan juta rupiah per tahun.

5. Daryono

Daryono mengembangkan Pertanian Berkelanjutan Untir Kalimian Menyala Hijau Lestari bersama Kelompok Tani Kokar Bantan II di Desa Mokong, Moyo Hulu, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Inovasi ini bermula dari rendahnya produktivitas lahan kering tadah hujan akibat keterbatasan air.

Sejak 2012, masyarakat secara swadaya memanfaatkan sumur bor, kolam penampung, dan aliran sungai untuk mengairi lahan. Pada 2023, Daryono mengembangkan sistem irigasi pompaisasi listrik yang membuat akses air menjadi lebih mudah, murah, dan berkelanjutan.

Daryono/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
Dampak dari pompaisasi listrik ini, lahan yang sebelumnya hanya dapat ditanami sekali dalam setahun kini dapat dimanfaatkan hingga empat kali masa tanam. Biaya pengairan turun hingga Rp 485.000 per hektare per musim tanam, sementara lahan seluas 80,7 hektare yang sebelumnya bergantung pada musim hujan kini dapat dimanfaatkan sepanjang tahun.

Sistem irigasi ini sudah diterapkan di lebih dari 180 titik pada 37 desa dan 16 kecamatan di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. Selain meningkatkan ketahanan pangan, Daryono menunjukkan bahwa pengelolaan air berbasis masyarakat dapat menjadi model pertanian berkelanjutan di wilayah lahan kering.

6. Ella Rizki Farihatul Maftuhah

Ella Rizki Farihatul Maftuhah menggerakkan ketahanan pangan desa dengan mengembangkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Nira Lestari di Desa Trenten, Kabupaten Magelang. Program ini bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat desa, khususnya perempuan, dengan mengolah hasil kelapa menjadi produk gula semut.

Inovasi gula semut ini hadir karena harga gula batok relatif lebih rendah. Ella menggagas program ini sejak tahun 2012 dan kini telah memiliki 90 anggota.

Ella Rizki/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
Program ini kemudian berkembang dari pemberdayaan masyarakat menjadi usaha agroindustri berorientasi ekspor. PT Nira Lestari International memproduksi dan memasarkan gula semut dengan merek sendiri, salah satunya Golden Nira. Pada Agustus 2023, perusahaan berhasil mengekspor gula semut ke Malaysia.

Selain gula semut, Nira Lestari mengembangkan produk berbasis kelapa lainnya seperti virgin coconut oil (VCO). Model pemberdayaan ini menjadikan potensi kelapa sebagai sumber nilai ekonomi dan kemandirian pangan desa.

7. Filza Sigit Pratama

Filza Sigit Pratama menciptakan inovasi ketahanan pangan melalui Lutan Agrofarm di Kampung Lutan, Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Dia mengembangkan konsep mini food estate seluas 21 hektare yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Di sektor pertanian, Lutan Agrofarm mengembangkan padi gunung dan 13 komoditas hortikultura. Sektor peternakan mencakup sekitar 5.000 ekor ayam petelur dan penggemukan sapi, sementara sektor perikanan menggunakan sistem bioflok melalui delapan kolam untuk budidaya ikan nila dan lele.

Filza Sigit/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
Produksi hortikultura menghasilkan omzet rata-rata sekitar Rp 85,52 juta per bulan, sedangkan ayam petelur menghasilkan sekitar 4.550 butir telur per hari. Lutan Agrofarm juga membangun kemitraan dengan masyarakat dan kelompok tani di sekitar kawasan.

Kemitraan dengan 13 kelompok tani yang melibatkan 169 orang menghasilkan sekitar 18 ton jagung pipil per bulan untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam. Selain itu, program kemitraan ayam petelur memberikan masing-masing 100 ekor ayam kepada 20 keluarga prasejahtera. Inovasi Filza ini turut mendorong transformasi Kampung Lutan dari desa tertinggal pada 2021 menjadi desa mandiri pada 2025.

8. Jumali Wahyono Perwito

Jumali Wahyono Perwito menggagas Desa Wisata Durian Pogog. Dia mengubah Desa Pogog, Puhpelem, Wonogiri, dari wilayah yang dahulu tandus menjadi sentra durian unggulan sekaligus destinasi wisata berbasis pertanian.

Pengembangan Durian Pogog menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama, mulai dari proses budidaya hingga pengembangan wisata. Panen perdana pada tahun 2015 menjadi momentum awal durian Pogog dikenal luas.

Jumali/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
Aksi yang dilakukan Jumali menjadikan Desa Pogog sebagai salah satu destinasi wisata berbasis durian yang menarik ribuan pengunjung setiap musim panen. Sejak panen perdana pada 2015 hingga 2026, sekitar 60.000 bibit durian unggulan telah ditanam di kawasan Pogog.

Status sebagai desa wisata turut mendorong kenaikan harga tanah dan memperluas aktivitas ekonomi warga. Jumali berhasil menjadi penggerak sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri masyarakat untuk memanfaatkan pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama.

9. Rivan Rinaldi

Rivan Rinaldi membangun ‘Rumoh Pangan Aceh’ untuk mengembangkan kacang koro pedang sebagai alternatif pangan lokal. Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada kedelai impor.

Program ini diinisiasi Rivan karena kacang koro pedang memiliki kandungan gizi yang baik serta harga yang lebih kompetitif. Produktivitas kacang koro pedang juga berpotensi lebih tinggi dibandingkan kedelai.

Awalnya, Rumoh Pangan Aceh mengelola 8 hektare lahan dengan 15 petani. Kini, program tersebut berkembang menjadi 28 hektare dengan keterlibatan sekitar 150 petani di delapan kabupaten/kota di Aceh. Kapasitas produksi pun meningkat dari 10 kg menjadi 200 kg per hari.

Rivan/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
Hasil produksi telah mencapai lebih dari 25.000 produk dan menjangkau lebih dari 20.000 konsumen di Banda Aceh dan Aceh Besar. Pemasaran dilakukan melalui empat pasar modern, 21 kanal pasar tradisional, dua SPPG MBG, dan dua sekolah. Program ini turut membuka 20 lapangan kerja, termasuk bagi 14 perempuan di dua desa.

10. Taufiq Supriadi

Taufiq Supriadi menciptakan Survival Architecture Indonesia/Eco EduFarm, sebuah model ketahanan pangan perkotaan yang dikembangkan bersama warga RT 08/RW 04 Malaka Jaya, Jakarta Timur, sejak Oktober 2023. Taufiq merupakan ketua RT setempat.

Taufiq mengubah ruang terbatas di kawasan permukiman-seperti gang, dinding, pagar, halaman, area komunal, hingga saluran U-ditch-menjadi infrastruktur pangan. Pengembangannya mengintegrasikan budidaya ikan, tanaman produktif, hidroponik, akuaponik, ayam petelur, maggot, pengolahan sampah organik, pembuatan kompos, konservasi air, dan energi terbarukan.

Taufiq/Kandidat DPD Awards Kategori Ketahanan Pangan Foto: Dok Ist
Melalui program Sister Village dan Desa Berdaya, Eco EduFarm berkembang dari inisiatif tingkat RT menjadi model pembelajaran ketahanan pangan perkotaan yang menarik minat kunjungan dan replikasi dari berbagai daerah, termasuk peserta dari Jepang dan China.

Taufiq bersama warga telah menghimpun 817 tanaman produktif dalam kurun waktu 2 tahun 9 bulan di lingkungan RT 08/RW 04. Dia juga mengembangkan kolam lele double-decker di saluran U-ditch sepanjang 42 meter dengan 5.400 bibit. Panen pada 2026 ini mampu menghasilkan hingga 400 kg lele untuk mendukung pemenuhan asupan protein dan gizi warga.